ORIENTASI

ORIENTASI

DASAR ORIENTASI GERAKAN
Orientasi mendasar perjuangan BM PAN adalah bagaimana membangun bangsa dan masyarakat yang demokratis. Tahapan ideal proses demokratis yang diyakini BM PAN berawal dari demokrasi politik, demokrasi sosial selanjutnya demokrasi ekonomi. Demokrasi politik hanya terjadi bila kekuasaan rakyat di atas kekuasaan negara. Dan demokrasi sosial akan muncul efektif bila jaminan kesejahteraan negara mendapat alokasi rnemadai. Sementara itu demokrasi ekonomi lahir jika kekuatan dan kekuasaan produktif ada pada sebagian besar rakyat.
Upaya mewujudkan ketiga tahapan demokrasi di atas memerlukan individu­-.uividu yang mampu melakukan proses transformasi demokrasi secara sehat. Kemudian secara individual maupun institusional BM PAN membangun kekuatan kelas menengah dalam wilayah pendidikan. Dengan posisis itu, BM PAN akan mampu menjadi mediator yang menghubungkan kaum elite dengan proleter, antaranegara dengan rakyat. Posisi ini juga mudah bergerak ke atas maupun ke bawah sesuai dengan situasiyang terjadi.
Dengan orientasi dasar semacam ini BM PAN akan mampu menembus sekat elite sekaligus membaur dengan rakyat tanpa terkooptasi keduanya. Untuk memerankan fungsi kelas menengah, BM PAN perlu membangun perangkat­-perangkat gerakan sehingga tidak terjerembab pada pola gerakaan yang semu dan kabur. Perangkat tersebut secara global meliputi wilayah transendensi, refleksi dan aksi.
Dalam bentuk teknis operasional program aksi yang dilakukan BM PAN memerlukan keseimbangan antara kualitas individu dan kualitas organisasi. Dengan kata lain perlu dibangun equilibrium gerakan antara kekuatan menciptakan kader­-kader yang berkualitas dan secara organisatoris mampu menjadi kekuatan organisasi yang mempunyai daya bargaining tinggi di hadapan elite maupun rakyat. Posisisemacam ini akan memungkinkan BM PAN menjadi salah satu motor demokratisasi di Indonesia.

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

Back To Top